KENDARI, AMANKONKEP.COM – Pemerintah harus memberikan solusi terbaik adanya persoalan pendidikan yang terjadi selama ini. Sungguh sangat disayangkan terjadinya penyegelan salah satu sekolah yang ada di Kabupaten Konkep. Demikian dikatakan oleh Calon Bupati (Cabup) Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) Abdul Rahman (AR) di Kendari, pada Jumat, 25 Oktober 2024.
AR, sapaan akrab dari Abdul Rahman mengatakan bahwa kejadian seperti ini tentu sangat menyedihkan. Jika kita ingin Sumber Daya Manusia (SDM) Konkep maju maka harus dipastikan mulai dari sekolah dasar, para siswa dan siswi mendapatkan pendidikan yang layak dengan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.
“Saya sangat sedih lihat sekolah disegel, pemerintah wajib pastikan sekolah aman,” kata AR, pengusaha sukses yang saat ini sedang di Kendari hadiri beberapa agenda rapat dengan para investor.
AR yang juga mantan Wakil Ketua I DPRD Konkep ini berharap tidak boleh terjadi lagi adanya penyegelan sekolah di seluruh Konkep. Pemerintah wajib memastikan seluruh sekolah di Konkep aman dan nyaman bagi para siswa dan guru agar proses belajar mengajar di Konkep lancar agar pendidikan berkualitas.
“Pasangan Calon (Paslon) AMAN memastikan bahwa ketika amanah itu jatuh kepada kami, kami terpilih jadi Bupati dan Wakil Bupati Konkep periode 2025-2030, maka kami pastikan tdk akan ada lagi sekolah yg disegel di seluruh wilayah Konkep,” tegas pengusaha yang punya relasi bisnis, baik dalam negeri maupun luar negeri.
Sementara itu, ditempat terpisah, melalui sambungan telepon, Calon Wakil Bupati Konkep, Muhammad Yasran mengatakan bahwa persoalan pendidikan di Konkep tidak akan terjadi jika pemimpinnya amanah. Kedepan kita butuh pemimpin yang amanah sehingga tidak lagi terjadi hal yang menyedihkan.
“Konkep butuh pemipin yang amanah. Pemimpin yang amanah dalam Islam adalah pemimpin yang dapat dipercaya, jujur, adil, dan selaras antara kata dan tindakannya. Pemimpin amanah juga harus mampu mengutamakan kepentingan publik daripada kepentingan pribadi,” kata mantan anggota DPRD Konkep dan mantan Kadis Keuangan Konawe Utara.
Penulis: Muhammad Ali
Discussion about this post